n

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Page Rank

Tinggalkan sedikit Komentar untuk blog ini :)
Showing posts with label elektronika. Show all posts
Showing posts with label elektronika. Show all posts

June 28, 2012

Jupri Dwi H, pembuat robot dari Selogiri


| | Dilihat: 4857 Kali

Bicara soal robot, kesan yang sering tebersit di pikiran adalah ilmu yang rumit dan mahal, yang hanya bisa ditekuni oleh kalangan perguruan tinggi. Padahal, dari sebuah sekolah yang mungkin sering dicap sebagai sekolah pinggiran justru muncul seorang kreator yang bukan tak mungkin bakal mengharumkan nama bangsa.
BERBAKAT -- Jufri (berseragam Pramuka) menunjukkan robot hasil karyanya. (JIBI/SOLOPOS/Trianto Hery Suryono)
Dia adalah Jufri Dwi Hanantyo, siswa SMPN 1 Selogiri, Wonogiri. Siswa Kelas VIII E ini berhasil mencuri perhatian saat dua robot karyanya dipamerkan saat pameran produk unggulan peringatan HUT Wonogiri belum lama ini. Anak bungsu pasangan Bowo Subagyo dan Ny Seni itu berhasil membuat dua robot berkemampuan dasar yaitu line follower dan wall follower. Robot jenis line follower akan bergerak menyesuaikan garis sedangkan wall follower akan berbelok ketika di depannya terdapat penghalang. “Saya terinspirasi membuat robot saat melihat robot di televisi,” ujar Jufri kepada Espos. Didampingi Kepala SMPN 1 Selogiri, Arisman dan guru pembimbingnya, Y Wahyu Widiyatmoko, Jufri bercerita dirinya mengaku penasaran dan ingin tahu lebih banyak soal robot. “Kejadian itu saya alami saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Awalnya saya membongkar-bongkar radio yang sudah rusak. Saya dimarahi orangtua karena kerusakan radio bertambah parah,” kenangnya.
Seiring dengan bertambahnya usia dan jenjang sekolah, Jufri pun menemukan arena pelampiasan penasarannya di SMPN 1 Selogiri. Saat Kelas VII, dia mulai tekun belajar ilmu robotika. Keterampilan itu dilihat oleh guru komputer sekolah itu, Wahyu. Akhirnya Jufri pun kini dijadikan asisten guru dalam mengajar robotika.
Menurut Jufri, membuat robot tidaklah rumit. Di ruang komputer, Jufri telah membuat konsep robot lain, yakni robot yang bisa berjalan seperti manusia. “Saya ingin membuat robot petani agar bisa meringankan beban manusia,” ungkapnya.
Guru pembimbing, Wahyu menyatakan bahan cukup mudah didapatkan. “Untuk bodi kami pakai aluminium namun komponen motor harus pesan ke Surabaya. Selama ini kami order ke Surabaya dengan pola transfer. Kami transfer uang, barang akan dikirim dua hingga tiga hari kemudian. Kalau tidak ada alumunium, sebagai eksperimen kami terkadang menggunakan kotak plastik dan sendok kayu es krim,” paparnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Selogiri, Arisman mengaku keterampilan membuat robot menjadi unggulan di sekolah. “Kami masih kesulitan mencara bibit penerus Jufri. Mudah-mudahan tahun ajaran nanti penerus itu bisa diperoleh.”
Trianto Hery Suryono

November 24, 2011

Penjelasan mendasar tentanbg Resistor

Resistor adalah suatu komponen yang berfungsi sebagai tahanan / hambatan dalam menahan arus masuk. Pada resistor terdapat gelang warna yaitu gelang pertama  tidak boleh langsung berwarna hitam serta pada gelang ketiga berwarna emas, perak, tanpa warna ( emas x 1/10 dan perak x 1/100 ). dan resistor memiliki beberapa Ukuran atau jenisnya,..dalam hal ukuran mulai dari 1/2 , 1/4, 1/8, 2, 3, dan emapat serta jenisnya berdasarkan jumplah gelang atau pita yang melingkar, ada yang 4 gelang, 5 gelang. Gelang terakhir sebagai toleransi penghitungan,……serta memiliki satuan seperti, OHM, KILO, MEGA,
perhatikan gambar dibawah ini,….
Satuan Simbol
Resistor.
Jenis Ukuran Resistor
Gambar Ukuran Resitor.
Tabel Warna.
Nilai Warna Pada Resistor
Pengkodean Warna
Penghitungan Warna dan Toleransi
Label, Skema atau gambar di atas smuanya menunjukan Nilai dan Pengkodean setiap Gelang warna yang ada pada resistor.
Sebagai Pembelajaran Perhatikan Tabel dibawah ini ;
No
Susunan Warna
Nilai
Keterangan
1.
Coklat, Hitam, emas, emas 1 Ohm Bertorleransi  5%
2.
Coklat, Hitam, Hitam, Emas 10 Ohm Bertorleransi  5%
3.
Coklat, Hitam , Orange, Emas 10 K / Kilo Bertorleransi  5%
4.
Coklat, Hitam, Kuning, Emas 100 K / Kilo Bertorleransi  5%
5.
Coklat, Hitam, Biru, Emas 10 Mega Bertorleransi  5%
6.
Coklat, Hitam, Emas, Perak 1,0 Ohm Bertorleransi  10%
7.
Orange, Putih, Emas, Perak 3,9 Ohm Bertorleransi  10%
8.
Hijau, Hitam, Perak, Emas 0,5 Ohm Bertorleransi  5%
Tabel Penghitungan diatas sebagai referensi kalian untuk mencoba dan mengamati cara penghitungan nilai gelang resistor dan cara pengkodeanya,……

November 19, 2011

Robot line Following Karya anak SMP N 1 Selogiri


 Robot line follower 
download Video klok Disini 

Robot ini adalah karya kami segenap kerabat kerja smp n 1 selogira. ini adalah salah satu buah karya jupri dwi hanantyo. allaham dulilah sekarang smp n 1 selogiri telah mampu membuat robot walaupun hanya sebuah robot sederhanan. Smp 1 selogiri telah mengembangkan bakant siswa dalam bidang IT terutama dalam bidang Robotika, dengan menambahkan ekstra kulikuler ROBOTIK. namun untuk tingkatan sekolah menengah pertama robotik masih terlalu rumit. karena itu kami hanya memberikan pengetahuan dasar mengenai robot dan praktek pembuatanya dan perakitannya. 
tahun pertama kamin mencoba membuat robot line follower dan inilah hasilnya.

Robot Line Follower 
Robot Line Follower adalah sebuah robot yg dapat mengikuti garis secara otomatis. robot ini menggunakan dua buah sensor inframerah yaitu Phototransistor. cara kerja robot line follower ini adalah
bila sensor kanan membaca garis hitam maka roda kiri akan bertgerak kebelakang. maka robot akan bergerak atau berbelok ke kanan.
bila sensor kiri membaca garis hitam maka roda kanan akan bergerak ke belakang, maka robot akan bergerak atau berbelok ke kiri.




November 9, 2011

Mengenal Komponen Elektronika (resistor, kapasitor, dioda, led, Relay, transistor,


Mengenal Komponen Elektronika
Resistor
Resistor adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk memberikan hambatan terhadap aliran arus listrik. Dalam rangkaian listrik dibutuhkan resistor dengan spesifikasi tertentu, seperti besar hambatan, arus maksimum yang boleh dilewatkan dan karakteristik hambatan terhadap suhu dan panas. Resistor memberikan hambatan agar komponen yang diberi tegangan tidak dialiri dengan arus yang besar, serta dapat digunakan sebagai pembagi tegangan.



Kapasitor

kapasitor adalah komponen elektrik yang berfungsi untuk menyimpan muatan listrik. Salah satu jenis kapasitor adalah kapasitor keeping sejajar. Kapasitor ini terdiri dari dua buah keping metal sejajar yang dipisahkan oleh isolator yang disebut dielektrik. Bila kapasitor dihubungkan ke batere kapasitor terisi hingga beda potensial antara kedua terminalnya sama dengan tegangan batere. Jika batere dicabut, muatan-muatan listrik akan habis dalam waktu yang sangat lama, terkecuali bila sebuah konduktor dihubungkan pada kedua terminal kapasitor.





Dioda
Dioda adalah devais semikonduktor yang mengalirkan arus satu arah saja. Dioda terbuat dari Germanium atau Silicon yang lebih dikenal dengan Dioda Junction. Dioda juga digunakan pada adaptor yang berfungsi sebagai penyearah dari sinyal AC ke DC.
                 
LED (Light Emitting diode)
LED merupakan komponen yang dapat mengeluarkan emisi cahaya. LED merupakan produk temuan lain setelah dioda. Strukturnya juga sama dengan dioda, tetapi belakangan ditemukan bahwa elektron yang menerjang sambungan P-N juga melepaskan energi berupa energi panas dan energi cahaya. LED dibuat agar lebih efisien jika mengeluarkan cahaya. Untuk mendapatkan emisi cahaya pada semikonduktor, doping yang pakai adalah galium, arsenic dan phosporus. Jenis doping yang berbeda menghasilkan warna cahaya yang berbeda pula.
Pada saat ini warna-warna cahaya LED yang banyak ada adalah warna merah, kuning dan hijau.LED berwarna biru sangat langka. Pada dasarnya semua warna bisa dihasilkan, namun akan menjadi sangat mahal dan tidak efisien. Dalam memilih LED selain warna, perlu diperhatikan tegangan kerja, arus maksimum dan disipasi dayanya.

Relay
Transistor tidak dapat berfungsi sebagai sebagai switch (saklar) tegangan DC atau tegangan tinggi .Selain itu, umumnya tidak digunakan sebagai switching untuk arus besar (>5 A). Dalam hal ini, penggunakan relay sangatlah tepat. Relay berfungsi sebagai saklar yang bekerja berdasarkan input yang dimilikinya.

Keuntungan relay :
·         dapat switch AC dan DC, transistor hanya switch DC
·         Relay dapat switch tegangan tinggi, transistor tidak dapat
·         Relay pilihan yang tepat untuk switching arus yang besar
·         Relay dapat switch banyak kontak dalam 1 waktu

Kekurangan relay :
·         Relay ukurannya jauh lebih besar daripada transistor
·         Relay tidak dapat switch dengan cepat
·         Relay butuh daya lebih besar disbanding transistor
·         Relay membutuhkan arus input yang besar


Transistor
Transistor bipolar biasanya digunakan sebagai saklar elektronik dan penguat pada rangkaian elektronika digital. Transistor memiliki 3 terminal. Transistor biasanya dibuat dari bahan silikon atau germanium. Tiga kaki yang berlainan membentuk transistor bipolar adalah emitor, basis dan  kolektor. Mereka dapat dikombinasikan menjadi jenis N-P-N atau P-N-P yang menjadi satu sebagai tiga kaki transistor. Gambar  di bawah memperlihatkan bentuk dan simbol untuk jenis NPN. (Pada transistor PNP, panah emitor berlawanan arah).


                     
                             Gambar  Simbol Transistor NPN dan PNP


Pada rangkaian elektronik, sinyal inputnya adalah 1 atau 0 ini selalu dipakai pada basis transistor, yang mana kolektor dan emitor sebagai penghubung untuk pemutus (short) atau sebagai pembuka rangkaian. Aturan/prosedur transistor sebagai berikut:
·           Pada transistor NPN, memberikan  tegangan positif dari basis ke emitor, menyebabkan hubungan kolektor ke emitter terhubung singkat, yang menyebabkan  transistor aktif (on). Memberikan tegangan negatif  atau 0 V dari basis ke emitor menyebabkan  hubungan kolektor dan emitor  terbuka, yang disebut transistor mati (off)
·           Pada PNP transistor PNP, memberikan  tegangan negatif dari  basis ke emitor ini  akan menyalakan transistor  (on ). Dan memberikan tegangan positif  atau 0 V dari basis ke emitor ini akan membuat transistor mati (off).

Mengenal Sensor Cahaya
Resistor jenis lainnya adalah Light dependent resistor (LDR). Resistansi LDR berubah seiring dengan perubahan intensitas cahaya yang mengenainya. Dalam keadaan gelap resistansi LDR sekitar 10MΩ dan dalam keadaan terang sebesar 1KΩ atau kurang. LDR terbuat dari bahan semikonduktor seperti kadmium sulfida. Dengan bahan ini energi dari cahaya yang jatuh menyebabkan lebih banyak muatan yang dilepas atau arus listrik meningkat. Artinya resistansi bahan telah mengalami penurunan.
LDR digunakan untuk mengubah energi cahaya menjadi energi listrik. Saklar cahaya otomatis dan alarm pencuri adalah beberapa contoh alat yang menggunakan LDR. Akan tetapi karena responsnya  terhadap cahaya cukup lambat, LDR tidak digunakan pada situasi dimana intesitas cahaya berubah secara drastis.


                                        

                             Gambar  Sensor Cahaya LDR

Sensor cahaya berfungsi untuk mendeteksi cahaya yang ada di sekitar kita.  Sensor yang terkenal untuk mendeteksi cahaya ialah LDR(Light Dependent Resistor).  Sensor ini akan berubah nilai hambatannya apabila ada perubahan tingkat kecerahan cahaya. 
Prinsip inilah yang akan kita gunakan untuk mengaktifkan transistor untuk dapat menggerakkan motor DC (mirip dengan dinamo pada mainan mobil-mobilan anak-anak).  Perubahan nilai hambatan pada LDR tersebut akan menyebabkan perubahan beda tegangan pada input basis transistor, sehingga akan mengaktif/nonaktifkan transistor.  Penerapan lain dari sensor LDR ini ialah pada Alarm Pencuri.